Monday, October 1, 2012

♥CINTA MERINDU♥

Tuhanku,
aku datang padamu dengan hati yang sendu
bahagia bercampur haru menyatu padu
bagai ilalang padang pasir
kering gersang tak berair
begitulah diriku tanpa uluran tangan Mu

Ya Rabb ya Tuhanku,
Engkau yang maha memiliki cinta
hamba menghadap dan mengharap
dengan segala tahta dan kuasa Mu
berikanlah hamba setetes cinta
dari Mu teruntuk dia
yang menggetarkan hatiku

Teruntuk wajah yang senantiasa menunduk
Teruntuk sepasang mata yang berkilau
Teruntuk senyum yang menyemangatkan
Teruntuk perkataan yang tak menyakitkan
dan semua itu teruntuk pada dirinya

Tanpa izin dan ridha dari Mu,
Tak mungkin aku bisa memiliki cinta darinya
tak mungkin hamba menambatkan hati disisi hatinya
wahai Dzat yang menguasai hati,
penuhilah cangkir hati hamba dengan rahmat Mu,
agar hamba tak lupa diri dan senantiasa bersyukur

Sujud dan sembahku selalu meminta pada Mu,
anugerahkanlah dia pada hamba,
dengan cara dan dijalan Mu
di pelayaran cinta yang halal
seperti Nabi Adam dan Siti Hawa
bagai Nabi Muhammad dan Khadijah

Tuhan,
Aku Mencintai dia, sungguh mencintainya..
Demi hati yang merindu
demi raga yang ingin melengkapi tulangnya
demi jiwa yang tak ingin sendiri
Demi Engkau Tuhanku,
aku sangat menyukainya..
Dan Perkenankanlah ya Allah.
Aamiin..

(copied from Muslimah Solehah)

October Wishes

Tinggal menunggu hitungan menit untuk segera mengakhiri bulan September yang kebanyakan sedihnya bagiku.
Kenapa sedih?
Karena aku merasa hidupku semakin tidak bebas, penuh dengan banyak aturan.
Karena aku dan kami sekeluarga kehilangan sosok seorang kakek yang begitu disegani. Dia sudah tenang di sana bersama Sang Pencipta. Sempat terpikirkan dalam tanya, "Bagaimanakah rasanya berada di sana? Ceritakan pada kami agar kami juga bisa mempersiapkan diri".
Untuk perasaan sedihku yang terakhir, ini tentang dia.

Banyak harapan, usaha, dan do'a yang ingin aku wujudkan di bulan Oktober ini.
Semoga aku selalu diberikan kesabaran dalam menjalani segala aturan yang ada. Aturan itu ada supaya aku bisa menjadi lebih baik.
Semoga kami sekeluarga diberikan ketabahan dan kelapangan dada melepas kepergian kakek walaupun kenangannya tidak akan kami lepas.
Semoga aku dan dia... (Maaf karena saking banyaknya, jadi tidak bisa kutulis. Hanya tersebut nama dalam do'a untukku, untuknya, dan untuk mereka).
Dengan segala usaha yang kulakukan, semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih..lebih baik lagi untuknya dan untuk mereka. Aku tidak ingin siapapun tersakiti lagi karena ulahku.
Semua akan indah pada waktunya.

Good bye Sad September and welcome (Happy?) October.

Saturday, September 22, 2012

Waiting for You

Aku terbangun dari tidur panjang di malam yang panjang & dingin. Masih gelap. Tidak ada siapapun. Sendiri.
Aku duduk termenung menghadap jendela. Menunggu "Sang Raja" datang untuk menyapa dengan sinarnya yang menyilaukan.
"Waktu terasa lambat ya? Hahaha", ejek jam dinding.
"Ayo tidur lagi", bujuk si kasur.
"Lebih baik kamu memakaiku dan segeralah melangkah keluar", kali ini pakaian yang berbicara.
Aku menoleh pada mereka satu per satu, kemudian tersenyum. "Aku akan menunggunya sampai dia datang".
Embun-embun pagi sudah menyapa sejak fajar tadi. Mengalir perlahan, kemudian menghilang.
"Sebentar lagi kita akan bertemu", ucapku.
Dari arah timur kulihat dia sudah mulai menampakkan wujudnya. Bersinar cerah & menghangatkan. Aku ingin selalu bisa melihatnya & berada di dekatnya.
"Selamat pagi. Ayo kita pergi. Sudah saatnya untuk melihat dunia", ajaknya.
Aku pun beranjak dari tempat dudukku & berlari ke arahnya dengan gembira. "Bawa aku ke tempat-tempat indah bersamamu".