Wednesday, October 31, 2012

Histeria Tertahan

Maafkan aku, teman-teman. Kali ini aku tidak akan bercerita panjang lebar. Yang kuinginkan sekarang hanyalah berteriak dalam diam (aku tidak ingin telinga kalian sakit mendengar teriakanku).

Semoga saja masa-masa sulit ini segera berlalu dan senyum kegembiraan menghiasi wajahku. Aamiin...

Sunday, October 28, 2012

In The Rain

Bersama hujan ku termenung
Bersama hujan ku terdiam dalam sunyi
Bersama hujan ku temukan berbagai inspirasi
Bersama hujan ku menangis
Bersama hujan ku menunggu kehadiranmu
Bersama hujan ku bernyanyi
Bersama hujan ku menari
Bersama hujan ku tersenyum bahagia
Bersama hujan ku rasakan indahnya kebersamaan
Dan bersama hujan kisah kita dimulai

Tuesday, October 23, 2012

Cerita Mini With You


AKU, KAMU DAN HUJAN

          Siang itu di dalam kelas, aku melihat ada segumpal awan hitam yang mulai mendekat disertai dengan angin kencang.
“Hei, ayo pulang sebelum hujan”, ajak Hiro.
Aku pun menenteng tasku keluar kelas dengan enggan. Di atas motor, aku lebih banyak diam.
“Aku benci hujan”, gumamku.
Tak lama itu, hujan pun turun. Kami segera berteduh di bawah atap ruko. Seakan bisa membaca gerak-gerikku yang mulai kedinginan, Hiro menyelimutiku dengan jaketnya.
“Hangatnya”, pipiku pun bersemu merah.
Aku tidak akan membencimu lagi, hujan. Karenamu aku bisa bersamanya sampai hujan reda malam harinya.